Butuh Modal buat Mulai Bisnis? Berikut Sumber Dananya

Pada kesempatan ini kami akan jelaskan mengenai Butuh Modal buat Mulai Bisnis? Berikut Sumber Dananya. Untuk menjalankan usaha, Anda pasti butuh modal sebagai pondasi bisnis yang Anda bangun. Besarnya modal tergantung dari usaha yang akan dilaksanakan.

Butuh Modal buat Mulai Bisnis? Berikut Sumber Dananya

Butuh Modal buat Mulai Bisnis? Berikut Sumber Dananya

Pada umumnya, membuka usaha dengan media gerobak memerlukan dana mulai Rp 2.000.000 hingga Rp 5.000.000. Jumlah yang gak begitu besar bukan? Ada beberap pilihan untuk mendapatkan suntikan dana segar demi usaha yang Anda rintis.

1. Uang Sendiri

Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian. Modal dari duit sendiri ialah taktik pertama yang paling mudah dikerjakan untuk mendapatkan modal. Tetapi gimana bila duit sendiri pun belum memadai buat menutupi modal bisnis yang mesti dicapai?

Pertama-tama, hitung dahulu berapa jumlah kekayaan Anda. Anda juga bisa menjajal jalur investasi. Tidak harus berpikir investasi besar, Anda dapat mengumpulkan orang-orang terdekat Anda dan paparkan terkait dengan usaha yang Anda jalankan. Siapa tahu mereka mau menyokong modal awal. Tentu aja dengan adanya kesepakatan di awal terkait dengan pembagian laba dan sistem kepemilikan bisnis.

2. Menggadaikan harta ke pegadaian

Jika Anda punya harta yang berharga tinggi, misalnya emas atau barang-barang elektronik, Anda mungkin bisa menggadaikannya ke pegadaian untuk mendapat duwit tunai. Teknik ini lumayan praktis di dalam mendapat uang secara mudah dan cepat. Apalagi bila Anda termasuk type orang yang enggan berhutang.

3. Dari Pemasok dan Penyalur

Modal bisnis selanjutnya ialah mendapatkan duwit berasal dari pemasok maupun penyalur. Orang atau perusahaan yang memasok dan menyalurkan barang ke tempat usaha Anda. Di mana sistem pelunasannya dapat dengan cara dicicil atau dengan cara kredit. Sistem ini dinamakan dengan konsinyasi.

4. Bermitra dengan Sahabat yang Dipercaya

Strategi ini sesungguhnya sama bersama dengan taktik untuk mencari investor. Anda wajib sanggup menegaskan kawan Anda untuk menyumbangkan dana. Dalam hal ini, kumpulkan kawan-kawan yang udah Anda percaya. Modalnya pun tak selalu dana segar. Akan tetapi berbentuk modal-modal yang telah terwujud. Contohnya peralatan, kaus karyawan, sarana marketing, atau bahkan gerobak itu sendiri.

Kuncinya adalah keyakinan satu sama lain. Namun tetap jangan lupa untuk bikin surat perjanjian. Hanya buat sekadar berjaga-jaga kalau terjadi sesuatu di masa mendatang. Buat kejelasan berapa persen keuntungan yang bakal diperoleh penyumbang modal dan pelaku usaha. Misalnya Anda menargetkan jatah keuntungan 70:30, 70 prosen untuk Anda yang melakoni usaha, dan 30 persen buat rekan Anda yang telah terlibat menanamkan modalnya.

5. Pinjaman

Dalam bisnis, ada prinsip yang dinamakan BODOL (Berani Optimis dengan Duit Orang Lain). Pinjaman berasal dari mana aja yang mampu Anda sasar sebagai penambah modal bisnis?

a. Kredit Bank

Meminjam dana di Bank memang engga bisa sembarangan. Terdapat beberapa hal yang mesti dicapai sebelum meminjam dana di Bank. Bank bakal menilai apakah Anda layak dipinjami modal atau gak, sesuai dengan prinsip 5 C.

♦ Character (karakter)

Hal-hal yang diperhatikan seputar komitmen usaha yang dirintis dan rekaman usaha. Misalnya pemasok, pelanggan, dan sejarah perbankan. Bank bakal memandang apakah usaha Anda pernah punya histori utang yang bermasalah atau enggak.

♦ Capital (modal)

Bank bakal mengecek seberapa besar modal yang diperlukan buat bisnis. Dalam hal ini Bank engga akan memberi kredit 100% kepada wiraswasta yang mengajukan pendanaan. Perlu tetap tersedia modal dari diri sendiri. Entah itu modal yang berasal dari dana disetor maupun profit yang terakumulasikan jadi modal.

Komposisi kepemilikan modal juga diawasi oleh bank. Siapa pemiliknya? Siapa pemilik duwit dominannya? Siapa aja pengurus modal tersebut? Hal ini dirasa penting sebab dengan paham seluk beluk kepemilikan modal. Bank akan tahu bagaimana keberlangsungan bisnis yang dijalankan di masa mendatang.

♦ Collateral (jaminan)

Rata-rata bank mengidamkan 2 jenis jaminan yang bisa dipilih salah satu atau kedua-duanya, yakni yang berbentuk seperti peralatan, mesin, kendaraan, bangunan, atau tanah. Sedangkan buat jaminan yang gak berbentuk yaitu garansi personal atau perusahaan misalnya jaminan yang diberikan asuransi pinjaman dll.

♦ Capacity (kapasitas bisnis)

Bank bakal lihat aspek pendukung yang menjadi kapasitas sebuah usaha. Seperti :

  • hasil penjualan,
  • struktur biaya,
  • arus kas,
  • perputaran tagihan dan
  • biaya terhadap penerimaan.

♦ Condition (kondisi usaha)

Pastikan Anda mempunyai izin bisnis. Buat bisnis mikro lazimnya izin yang diperlukan hanyalah izin dari kelurahan atau kecamatan.

b. Pinjam dari Instansi Tempat Kerja

Kebanyakan wiraswasta pemula memilih bermain aman. Dia masih bekerja tetap di sebuah perusahaan. Tapi memiliki bisnis sampingan sebagai penopang finansial mereka. Beruntung, jikalau Anda masih bekerja di sebuah perusahaan yang memiliki koperasi. Anda bisa meminjam uang atau berhutang pada koperasi.

Langkah ini cukup mudah dikarenakan Anda kagak wajib menyicil pinjaman setiap bulan. Melainkan gaji Anda bakal dipotong sesuai angsuran tiap bulan. Dengan begini, Anda tetap dapat bernapas dikarenakan mendapat gaji setiap bulannya. Sekaligus jadi lega karena modal usaha terpenuhi. Gampang bukan?

c. Meminjam ke Lembaga bukan Bank

Anda juga dapat meminjam ke instansi selain bank. Coba Anda cari informasi sebanyak-banyaknya seputar pinjaman ke lembaga selain bank di tempat Anda, contohnya

  • yayasan sosial,
  • kelurahan,
  • koperasi simpan pinjam, atau
  • lembaga keuangan lainnya

Tapi Anda harus hati-hati dengan proyeksi pembayaran Anda ke depan. Beban bunga yang ditanggung untuk keterlambatan angsuran biasanya cukup tinggi. Bila Anda enggak melunasi angsuran, sesudah lewat jangka waktu tertentu, maka barang yang Anda kredit bakal disita dan dilelang.

Demikian informasi terkait dengan Butuh Modal buat Mulai Bisnis? Berikut Sumber Dananya, kami harap post ini membantu kalian. Mohon postingan ini dibagikan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *