Mengetahui Lima Sumber Dana Alternatif Usaha? Why Not!

Pembahasan kita kali ini yakni Mengetahui Lima Sumber Dana Alternatif Usaha? Why Not!. Buat menggerakkan usaha, Anda tentu memerlukan modal sebagai pondasi usaha yang Anda bangun. Besarnya modal bergantung dari bisnis yang bakal dilaksanakan.

Mengetahui Lima Sumber Dana Alternatif Usaha? Why Not!

Mengetahui Lima Sumber Dana Alternatif Usaha? Why Not!

Lazimnya, membuka usaha dengan media gerobak memerlukan dana mulai Rp 2 juta hingga Rp 5 juta. Jumlah yang engga begitu besar bukan? Ada beberap alternatif untuk mendapatkan suntikan dana segar demi usaha yang Anda rintis.

1. Uang Sendiri

Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian. Modal dari uang sendiri yakni cara pertama yang paling gampang dilakukan buat memperoleh modal. Akan tetapi gimana jikalau duit sendiri pun belum mencukupi buat menutupi modal bisnis yang harus dicapai?

Pertama-tama, kalkulasi dulu berapa jumlah kekayaan Anda. Anda juga bisa menjajal jalan investasi. Enggak harus berfikir investasi besar, Anda dapat menghimpun orang-orang terdekat Anda dan paparkan berkaitan dengan usaha yang Anda lakukan. Siapa tahu mereka mau menyumbang modal awal. Tentu saja dengan adanya kesepakatan di awal mengenai proporsi laba dan proses kepemilikan bisnis.

2. Menggadaikan harta ke pegadaian

Bila Anda memiliki harta yang berharga tinggi, misalnya emas atau barang-barang elektronik, Anda barangkali bisa menggadaikannya ke pegadaian buat mendapat duit tunai. Cara ini cukup praktis didalam beroleh dana secara mudah dan cepat. Apalagi jikalau Anda termasuk jenis orang yang enggan berhutang.

3. Dari Pemasok dan Penyalur

Modal bisnis selanjutnya adalah mendapatkan duit berasal dari pemasok ataupun penyalur. Orang atau perusahaan yang memasok dan menyalurkan barang ke tempat bisnis Anda. Di mana teknik pelunasannya dapat dengan cara dicicil atau dengan cara kredit. Sistem ini dinamakan dengan konsinyasi.

4. Kerja Sama dengan Kawan yang Dipercaya

Cara ini sebetulnya serupa bersama dengan langkah untuk mencari investor. Anda wajib bisa memastikan kawan Anda untuk menyumbangkan dana. Dalam hal ini, kumpulkan kawan-kawan yang udah Anda percaya. Modalnya pun tak cuma dana segar. Tetapi berbentuk modal-modal yang telah terwujud. Seperti peralatan, kaus karyawan, fasilitas promosi, atau bahkan gerobak itu sendiri.

Kuncinya yakni kepercayaan satu dengan yang lain. Namun tetap jangan lupa untuk bikin surat perjanjian. Cuma untuk sekadar berjaga-jaga jikalau terjadi suatu hal di masa depan. Buat kejelasan berapa prosentase keuntungan yang bakal didapat penyumbang modal dan pelaku bisnis. Misalnya Anda menargetkan bagian keuntungan 70:30, 70 prosen buat Anda yang menjalani bisnis, dan 30 persen untuk kawan Anda yang udah berpartisipasi menanam modalnya.

5. Pinjaman

Dalam bisnis, ada prinsip yang dinamakan BODOL (Berani Optimis dengan Duit Orang Lain). Hutang berasal dari mana aja yang mampu Anda sasar sebagai penambah modal usaha?

a. Kredit Bank

Meminjam duwit di Bank memang kagak bisa sembarangan. Terdapat sejumlah hal yang mesti dicapai sebelum meminjam duit di Bank. Bank akan menilai apakah Anda patut dipinjami modal atau tidak, cocok dengan prinsip 5 C.

♦ Character (karakter)

Hal-hal yang diperhatikan berkisar antara komitmen usaha yang dirintis dan rekaman usaha. Seperti pemasok, pelanggan, dan sejarah perbankan. Bank akan mengecek apakah usaha Anda pernah mempunyai histori utang yang bermasalah atau gak.

♦ Capital (modal)

Bank bakal mengecek seberapa besar modal yang dibutuhkan buat usaha. Dalam hal ini Bank tak bakal memberikan utang 100 prosen pada pebisnis yang mengajukan permodalan. Harus selalu ada modal berasal dari diri sendiri. Entah itu modal yang berasal dari dana disetor maupun profit yang terakumulasikan menjadi modal.

Komposisi kepemilikan modal juga diawasi oleh bank. Siapa pemiliknya? Siapa pemilik dana dominannya? Siapa saja pengurus modal tersebut? Hal ini dirasa perlu karena dengan paham seluk beluk kepemilikan modal. Bank akan tahu gimana keberlangsungan bisnis yang dilaksanakan di masa depan.

♦ Collateral (jaminan)

Rata-rata bank mendambakan 2 type jaminan yang dapat dipilih salah satu atau kedua-duanya, yaitu yang berwujud seperti peralatan, mesin, kendaraan, bangunan, atau tanah. Sedangkan buat jaminan yang tidak berwujud yaitu garansi personal atau perusahaan seperti jaminan yang diberikan asuransi pinjaman dls.

♦ Capacity (kapasitas bisnis)

Bank akan mengecek aspek pendukung yang menjadi kapasitas sebuah usaha. Contohnya :

  • hasil penjualan,
  • susunan biaya,
  • cashflow,
  • perputaran tagihan dan
  • beban terhadap pendapatan.

♦ Condition (kondisi usaha)

Pastikan Anda memiliki izin usaha. Untuk bisnis mikro lazimnya izin yang dibutuhkan cuma izin dari kelurahan atau kecamatan.

b. Pinjam dari Instansi Tempat Kerja

Rata-Rata wirausahawan pemula pilih bermain aman. Dia masih bekerja tetap di sebuah perusahaan. Tapi mempunyai bisnis sampingan sebagai penunjang finansial mereka. Beruntung, apabila Anda masih bekerja di sebuah instansi yang memiliki koperasi. Anda bisa meminjam uang atau berhutang pada koperasi.

Strategi ini lumayan mudah sebab Anda tak mesti menyicil pinjaman tiap bulan. Melainkan gaji Anda bakal dipotong sesuai angsuran tiap bulan. Dengan begini, Anda tetap bisa bernapas sebab mendapat gaji setiap bulannya. Sekaligus menjadi lega karena modal usaha terpenuhi. Gampang bukan?

c. Meminjam ke Lembaga bukan Bank

Anda juga bisa meminjam ke instansi selain bank. Coba Anda cari informasi sebanyak-banyaknya tentang utang ke lembaga bukan bank di daerah Anda, contohnya

  • yayasan sosial,
  • kelurahan,
  • koperasi simpan pinjam, atau
  • lembaga keuangan lainnya

Namun Anda wajib hati-hati dengan proyeksi pelunasan Anda ke depan. Beban bunga yang ditanggung buat keterlambatan cicilan biasanya relatif tinggi. Jika Anda enggak melunasi angsuran, sehabis lewat jangka waktu tertentu, maka barang yang Anda kredit akan disita dan dilelang.

Sekian informasi tentang Mengetahui Lima Sumber Dana Alternatif Usaha? Why Not!, kami harap post kali ini bermanfaat buat teman-teman semua. Kami berharap postingan ini dishare biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *